Total Tayangan Halaman

Kamis, 04 Agustus 2011

MAKALAH TENTANG MUNAKAHAT

A. Latar Belakang
Munakahat berarti pernikahan atau perkawinan. Kata dasar pernikahan adalah nikah. Menurut kamus bahasa Indonesia, kata nikah berarti berkumpul atau bersatu. Pernikahan adalah suatu lembaga kehidupan yang disyariatkan dalam agama Islam. Pernikahan merupakan suatu ikatan yang menghalalkan pergaulan laki-laki dengan seorang wanita untuk membentuk keluarga yang bahagia dlan mendapatkan keturunan yang sah. Nikah adalah fitrah yang berarti sifat asal dan pembawaan manusia sebagai makhluk Allah SWT. Tujuan pernikahan adalah untuk mewujudkan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warahmah, serta bahagia di dunia dan akhirat.

B. Tujuan Pembahasan
Adapun yang menjadi tujuan pembahasan dalam makalah ini adalah sebagai berikut :
1. Untuk mengetahui tentang pernikahan.
2. Untuk mengetahui tentang perceraian, Iddah, dan rujuk.
3. Untuk mengetahui tentang undang-undang perkawinan di Indonesia.


Selengkapnya Download

Selasa, 31 Mei 2011

BIDANG FUNGSIONAL

BAB I PENDAHULUAN

Latar Belakang

Sumberdaya informasi tidak hanya sekedar data dan informasi, melainkan mencakup pula perangkat keras, peripheral, perangkat lunak, para spesialis informasi, dan para pemakai informasi.

Ketika manajer menyadari bahwa informasi sebagai suatu sumberdaya strategis, mereka menetapkan berbagai kebijakan untuk menerapkan sumberdaya tersebut secara strategis dan menindaklanjutinya. Sehingga akan memberikan keyakinan bahwa kebijakan tersebut dijalankan. Aktivitas tersebut dinamakan dengan manajemen sumberdaya informasi (information resources management – IRM).

Informasi sebagai salah satu resource organisasi mutlak diperlukan oleh setiap jenis organisasi guna mendukung keseluruhan proses manajerial dalam rangka pencapaian tujuan organisasi yang telah ditentukan sebelumnya. Secara implisit pernyataan di atas berarti bahwa aplikasi terpenting dari informasi tersebut ialah untuk pengambilan keputusan oleh para manajer yang menduduki berbagai eselon jabatan pimpinan dalam organisasi.
Dengan perkataan lain, persyaratan akan memainkan peranan penting dalam peningkatan efisiensi, efektivitas, dan produktivitas kerja suatu organisasi. Dengan perkataan lain pula, hasil pengolahan data, yaitu informasi, bermutu tinggi serta sesuai dengan kebutuhan organisasi baik untuk kepentingan sekarang maupun untuk kepentingan di masa depan.Informasi juga merupakan sumberdaya yang strategis sepanjang hidup kita. Informasi juga diperlukan di dalam pendidikan dan penelitian, guna membangun ilmu pengetahuan dan teknologi. Sumber daya informasi jauh melampaui informasi itu sendiri. Hal tersebut karena adanya bentuk dasar untuk mengelola semua sumber daya informasi. Selengkapnya

KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

A. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh masing-masing satuan pendidikan. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) tahun 2006 merupakan kurimulum yang disusun dan untuk dilaksanakan disesuaikan dengan kondisi dan tingkat kemampuan para siswa pada sekolah-sekolah tertentu dengan memperhatikan kompetensi dasar.



B. Prinsip Pengembangan KTSP

1. Berpusat pada potensi, perkembangan, serta kebutuhan peserta

didik dan lingkungannya

Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi penting untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
Read more




Jumat, 11 Maret 2011

MEKANISME PASAR ISLAMI

Dewasa ini, secara umum dapat disampaikan bahwa kemunculan pesan moral Islam dalam pencerahan teori pasar, dapat dikaitkan sebagai bagian dari reaksi penolakan sosialisme dan sekularisme, ataupun secara khusus ideologi-ideologi yang sudah banyak diasumsikan orang sebagai sistem yang merusak pasar dan memposisikan diri sebagai oposisi dari paham pasar bebas dan terbuka di dunia Arab. Ajaran Islam dengan tegas menolak sejumlah ideologi ekonomi yang terkait dengan keagungan private property, kepentingan investor, asceticism (menghindari kehidupan duniawi), economic egalitarianism maupun authoritarianism (ekonomi terpimpin atau paham mematuhi seseorang atau badan secara mutlak).

Oleh sebab itu, sangat utama bagi umat Islam untuk secara kumulatif mencurahkan semua dukungannya kepada ide keberdayaan, ke­majuan, dan kecerahan peradaban bisnis dan perdagangan. Islam secara ketat memacu umatnya untuk bergiat dalam aktivitas keuangan dan usaha-usaha yang meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial.
Selengkapnya DOWNLOAD

Kamis, 24 Februari 2011

INDOBATT GELAR LATIHAN KONTIJENSI

Komandan INDOBATT mengumpulkan seluruh perwira staf dan memberikan briefing singkat dalam rangka mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mengantisipasi situasi yang terjadi. (Foto: Indobatt)8 Februari 2011, Adshit Al Qusayr -- (Pelita): Satgas Batalyon Infanteri Mekanis Kontingen Garuda XXIII-E/UNIFIL (Indobatt) menggelar latihan kontijensi, bertempat di Markas Batalyon, Adshit Al Qusayr UN POSN 7-1 Lebanon Selatan, pekan lalu.Skenario latihan diawali dengan penyampaian informasi perkembangan situasi dari Sector East Tactical Operation Centre kepada Indobatt Duty Officer bahwa telah terjadi pertikaian senjata di sekitar area operasi Lebanon Selatan, sehingga alert status dinyatakan berubah dari kuning menjadi merah; tulis siaran pers Yonif Mekanis Konga XXIII-E/UNIFIL dari Lebanon melalui Puspen TNI, di Jakarta, Senin (7/2).Informasi tersebut segera dilaporkan oleh Duty Officer kepada Kasiops, yang langsung diteruskan kepada Komandan Indobatt. Komandan segera mengumpulkan seluruh Perwira staf dan memberikan brifing singkat dalam rangka mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mengantisipasi situasi yang terjadi. Sesuai dengan petunjuk Komandan, Kasiops memerintahkan kepada para Danki agar seluruh personel segera mempersiapkan perlengkapan helm, bodyvest, senjata, dan ransel.Situasi semakin tidak terkendali dan alert status berubah dari merah menjadi hitam. Para Danki mengambil aksi sesuai petunjuk Kasiops untuk segera memerintahkan seluruh personel mengenakan helm, bodyvest, senjata, ransel; dan menunggu perintah memasuki shelter. Ketika alert status berubah menjadi hitam-1 para Danki memerintahkan seluruh personel segera memasuki shelter.Dari informasi perkembangan situasi yang diterima Duty Officer, alert status dinyatakan berubah menjadi hitam-2, maka Kasiops memerintahkan kepada para Danki untuk mengadakan pengecekan personel di shelter dan persiapan untuk masuk ke alarm stelling apabila status berubah. Beberapa saat kemudian ternyata situasi semakin memburuk sehingga alert status dinyatakan menjadi hitam-3, dan sesuai perintah Kasiops seluruh personel memasuki alarm stelling sesuai kedudukan masing-masing.Setelah beberapa saat memantau situasi dan menerima informasi dari Duty Officer, ternyata alert status telah berubah dari hitam-3 menjadi perintah untuk segera melaksanakan kontijensi. Selanjutnya Kasiops memerintahkan kepada para Danki agar seluruh personel bergerak menuju ke kendaraan yang sudah ditentukan sesuai eselon masing-masing dan persiapan melaksanakan pergeseran pasukan.Bertindak selaku koordinator umum latihan, Kasiops Indobatt Mayor Inf Hendriawan Senjaya dan koordinator materi Pasi Plan Kapten Mar Profs Degratmen.Menurut penjelasan Kasiops yang disampaikan kepada Perwira Penerangan Kapten Psk Banu Kusworo, bahwa latihan ini bertujuan untuk memelihara kesiapan personel dalam rangka pelaksanaan pergeseran pasukan serta tindakan dalam menghadapi situasi perang yang terjadi dalam area operasi Indobatt.Usai pelaksanaan latihan, Komandan Indobatt Letkol Inf Hendy Antariksa didampingi Wadan Letkol Marinir Harnoko mengumpulkan seluruh Perwira staf dan para Danki untuk melaksanakan debriefing sebagai evaluasi kegiatan.Kepada seluruh Perwira, komandan menyampaikan bahwa latihan ini sangat penting diberikan kepada seluruh personel sebagai gambaran bagaimana proses pelaksanaan pengunduran pasukan bilamana terjadi peperangan yang berlarut dan tidak bisa dikendalikan. Selain itu yang tak kalah pentingnya adalah untuk memberikan keselamatan dan keamanan terhadap personel maupun aset yang menjadi tanggung jawab kita bersama, katanya tegas.

Rabu, 23 Februari 2011

CONTOH LAPORAN PRAKTEK BELAJAR LAPANGAN

Latar Belakang
Tujuan Hakekat Pembangunan Nasional, sebagaimana diamanatkan dalam GBHN adalah pembangunan Indonesia seutuhnya, dengan penekanan pada kualitas sumber daya manusia. Upaya kesehatan yang dilakukan bersifat menyeluruh, terpadu, merata dan dapat diterima serta terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat pedesaan. Reformasi bidang kesehatan telah menetapkan visi pembangunan kesehatan adalah Indonesia 2010. Dalam tatanan desentralisasi berarti pencapaian Indonesia sehat pada tahun 2010. Sangat ditentukan oleh pencapaian propinsi, kabupaten dan kota yang sehat. Bahkan lebih lanjut pula oleh pencapain-pencapaian kecamatan-kecamatan sehat dan desa-desa sehat.
Dalam UU No. 23 tahun 1992 tentang kesehatan, pembangunan kesehatan dilaksanakan oleh masyarakat termasuk swasta bersama dengan pemerintah. Peran masyarakat diharapkan makin lama makin besar sehingga pemerintah cukup melaksanakan pembinaan dan pengawasan saja (steering rather than rowing). Pembangunan kesehatan tidak terlepas dari peran serta masyarakat itu sendiri dan dengan dukungan fasilitas kesehatan yang memadai. Upaya kesehatan diselengarakan dengan pendekatan pemeliharaan, peningkatan kesehatan (promotif), pencegahan penyakit (preventif), penyembuhan penyakit (kuratif) dan pemulihan kesehatan (rehabilitatif) yang dilaksanakan secara menyeluruh, terpadu dan berkesinambungan.Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Serambi Mekkah Banda Aceh salah satu penyelenggara Pendidikan Nasional khususnya dalam bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat, baik dalam proses belajar mengajar di kelas maupun lapangan sebagai upaya mempersiapkan suatu generasi yang siap pakai dan mampu mengembangkan ilmunya di masyarakat. Kegiatan belajar yang dilaksanakan di lapangan atau PBL (Praktek Belajar Lapangan) dilakukan dalam bentuk suatu kegiatan khusus, dimana Mahasiswa dan masyarakat dapat berinteraksi langsung sehingga dapat terbentuk suatu kondisi yang saling menguntungkan, membutuhkan, memberikan dan motivasi dalam bentuk kegiatan Praktek Belajar Lapangan (PBL), PBL merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmunya di bidang kesehatan secara langsung pada fasilitas pelayanan kesehatan maupun di tengah-tengah masyarakat yang bersifat menyeluruh dan multi disipliner sehingga mahasiswa dapat terampil dalam mengidentifikasi masalah kesehatan, menganalisa, membuat skala prioritas masalah serta mencari pemecahan masalah yang paling tepat sehingga dapat melakukan interfensi secara terpadu dan multi sektor.

Sabtu, 19 Februari 2011

PERBEDAAN BIMBINGAN KONSELING KELOMPOK

BIMBINGAN KONSELING KELOMPOK
Bimbingan konseling kelompok adalah salah salah satu kegiatan layanan yang paling dipakai karena lebih efektif. Banyak orang yang mendapatkan layanan sekaligus dalam satu waktu. Layanan ini sesuai dengan teori belajar karena mengandung aspek social yaitu belajar bersama. Peserta pelayanan akan berbagi ide dan saling mempengaruhi untuk berkembang menjadi manusia seutuhnya.
Yang sangat menentukan keefektifan layanan bimbingan konseling kelompok yaitu :
- Interaksi yang dinamis
- Keterikatan emosional
- Penerimaan
- Alruistik, mengutamakan kepedulian terhadap orang lain.
- Intelektual (rasional, cerdas dan kreatif). Menambah ilmu dan wawasan
individu serta dapat membutuhkan ide-ide cemerlang.
- Katarsis (mengutamakan ide-idenya) Empati (suasana yang saling memahami tentang apa
yang dipikirkan dan dirasakan sehingga dapat menyesuaikan sikapnya dengan tepat).