Total Tayangan Halaman

Rabu, 12 Oktober 2011

LOGO STIA LHOKSEUMAWE

Logo STIA Lhokseumawe Hitam Putih Download

Logo STIA Lhokseumawe Warna Download

Rabu, 21 September 2011

LANDASAN EKONOMI

Latar Belakang

Dalam menghadapi perubahan yang semakin cepat bangsa ini harus siap dalam berkompetesi didunia pendidikan karena pendidikan nanti diera globalisasi juga terjadi persaingan. Untuk memenangkan persaingan maka bangsa ini harus memiliki mental tangguh dan sehat dalam persaingan. Memajukan pendidikan bangsa ini tidak hanya berkaitan dengan guru, siswa atau fasilitas pendidikan saja namun ada beberapa faktor yang lain in dapat meningkatkan mutu pendidikan.
Perkembangan jaman yang cepat sekarang menuntut manajemen sekolah untuk dapat mengelola komponen dalam pendidikan apakah mengelola sumber daya manusia atau Non manusia termasuk mengelola sejumlah besar uang yang berpautan dengan operasional sekolah. Dibanyak sekolah tidak memiliki tenaga keuangan, dimana kepala sekolah yang memikul tanggung jawab tentang penanganan banyak kewajiban yang bersifat efisien. Termasuk dalam kewajiban ini tanggung jawab dalam pembuatan anggaran. Belanja, pembukuan keuangan, pengelolaan keuangan ekstra kurikuler. Pengelolaan perlengkapan dan perbekalalan dan pemeliharaan perpustakaan, kebutuhan tentang orang yang betugas khusus bertanggung jawab tentang urusan keuangan sekolah diakui terutama. Landasan ekonomi pendidikan harus dipahami oleh pihak yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan pendidikan agar memahami kemampuan ekonomi pendidikan. Sistem pendidikan disusun berdasarkan semangat desentralisasi dan otonomi satuan pendidikan dalam perimbangan pendanaan dimana dalam pendanaan pendidikan kini menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, pemerintah daerah serta masyarakat.


Peranan Ekonomi Dalam Kehidupan

Dunia sekarang banyak di sibukkan dengan masalah politik yang membuat pertentangan baik masalah tentang ekonomi dan perdagangan, juga disibukkan dengan perang dingin dan perang embargo ekonomi, masing –masing negara berlomba membentuk organisasi yang betujuan untuk memajukan perekonomian mereka.,selain memajukan perekonomian di negeri sendiri sejumlah negara makmur memberikan bantuan ekonomi kenegara yang sedang berkembang,seperti contoh bantuan dana khusus dan pinjaman lunak. Adapun bentuk kerjasama yang lain adalah diproduksinya komponen-komponen produksi yang lain artinya bahwa hasil produksi suatu negara dapat dibantukan ke negara yang membutuhkannya, semua ini merupakan wujud dan globalisasi ekonomi. Seperti negara kita mengkspor produk batik ke negara Amerika, dan negara tersebut memberikan bantuan dana pinjaman lunak kepada negara Indonesia untuk memajukan perekonomian negara kita.


Lebih lengkap Download di sini Download
AKU BELAJAR PADA RUMPUT

Aku belajar pada rumput di ladang
Menari jika hujan
Tak menangis kalau panas

Aku belajar pada rumput di ladang
Bercengkrama pada belalang
Bercanda pada pipit

Rumput tak iri pada harum bunga padi
Tak takut bersembunyi pada ketiak daun pisang
Inilah kepasrahan
Yang tercabut dari cengraman

Aku tertatih memahami
Hakikat hidup dari butir padi
Dari rumput di sawahDari pipit di ladang

Oleh : Mardiah Aziz, S.Pd

Kamis, 04 Agustus 2011

Perbandingan Prestasi Belajar Siswa Yang Bertempat Tinggal di Kota Dengan di Desa Dalam Mata Pelajaran Geografi di SMA Negeri 4 Bireuen

Latar Belakang Masalah
Pendidikan merupakan faktor penting dalam membina warga negara, kebijakan pemerintah dalam bidang pendidikan terus menerus ditingkatkan, keberhasilan pendidikan dianggap sebagai kunci keberhasilan pembangunan.
Pendidikan berlangsung seumur hidup dan dilaksanakan dalam lingkungan rumah tangga, sekolah dan masyarakat, pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga, masyarakat dan pemerintah, hal ini sejalan dengan hakikat pembangunan manusia Indonesia seutuhnya. Dalam pencapaian tujuan tersebut pemerintah selalu berusaha mengadakan perbaikan-perbaikan serta pembaharuan sesuai dengan kebutuhan.
Semua sarana dan prasarana sangat mendukung keberhasilan pendidikan itu sendiri, namun bukanlah satu satunya yang menjamin keberhasilan anak didik, karena faktor anak didikpun sangat menentukan keberhasilan dalam mencapai prestasi pendidikan. Untuk lebih jelasnya Bernabib (1978:13) menyatakan “Untuk mencapai suatu keberhasilan dalam proses belajar mengajar sangatlah dipengaruhi beberapa faktor yaitu: Faktor tujuan, faktor pendidik, faktor anak didik, faktor alat pendidikan, dan faktor lingkungan”.
Sejalan dengan itu Tobing (1987: 21) menyatakan bahwa “Faktor anak didik yang didalamnya termasuk usaha-usaha yang dilakukan anak didik dalam menerima pendidikan agar tujuan kurikuler dapat tercapai, salah satu di dalamnya adalah latar belakang dari siswa itu sendiri".
Uraian-uraian di atas merupakan suatu daya upaya yang menceminkan suatu usaha keberhasilan dalam proses belajar mengajar. Namun tidak dapat kita pungkiri bahwa perbedaan latar belakang yang ada pada siswa baik latar belakang dalam keluarga maupun latar belakang tempat tinggal dari siswa itu sendiri merupakan faktor yang sangat berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa, sebagai contoh; siswa yang tinggalnya di daerah pedesaan biasanya santun dan penurut sesuai dengan kondisi lingkungan yang mereka tempati, begitu sebaliknya siswa yang tinggalnya di perkotaan biasanya kurang peduli antara sesama dan cuek dengan keadaan lingkungan, ini disebabkan karena lingkungan tempat mereka tempati terbiasa dengan kebiasaan yang demikian. Latar belakang siswa dari desa berbeda dengan latar belakang siswa dari koka, keadaan seperti ini memungkinkan ikut mempengaruhi prestasi belajar yang mereka peroleh.
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah penblis uraikan di atas, penulis berkeinginan untuk membuat suatu penelitian yang berjudul “Perbandingan Prestasi Belajar Siswa Yang Bertempat Tinggal di Kota Dengan di Desa Dalam Mata Pelajaran Geografi di SMA Negeri 4 Bireuen”, dengan maksud untuk meneliti apakah perbandingan tempat tinggal berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa dan yang mana yang memiliki prestasi belaiar yang lebih baik di antara mereka.

Rumusan Masalah


Bagaimanakah perbedaan prestasi belajar siswa yang bertempat tinggal di kota dengan di desa dalam mata pelajaran Geografi di SMA Negeri 4 Bireuen?Bagaimanakah cara belajar siswa yang bertempat tinggal di kota dengan di desa dalam mata pelajaran Giografi di SMA Negeri 4 Bireuen.

Bagaimanakah cara belajar siswa yang bertempat tinggal di kota dengan di desa dalam mata pelajaran Giografi di SMA Negeri 4 Bireuen.


Selengkapnya Download

MAKALAH TENTANG MUNAKAHAT

A. Latar Belakang
Munakahat berarti pernikahan atau perkawinan. Kata dasar pernikahan adalah nikah. Menurut kamus bahasa Indonesia, kata nikah berarti berkumpul atau bersatu. Pernikahan adalah suatu lembaga kehidupan yang disyariatkan dalam agama Islam. Pernikahan merupakan suatu ikatan yang menghalalkan pergaulan laki-laki dengan seorang wanita untuk membentuk keluarga yang bahagia dlan mendapatkan keturunan yang sah. Nikah adalah fitrah yang berarti sifat asal dan pembawaan manusia sebagai makhluk Allah SWT. Tujuan pernikahan adalah untuk mewujudkan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warahmah, serta bahagia di dunia dan akhirat.

B. Tujuan Pembahasan
Adapun yang menjadi tujuan pembahasan dalam makalah ini adalah sebagai berikut :
1. Untuk mengetahui tentang pernikahan.
2. Untuk mengetahui tentang perceraian, Iddah, dan rujuk.
3. Untuk mengetahui tentang undang-undang perkawinan di Indonesia.


Selengkapnya Download

Selasa, 31 Mei 2011

BIDANG FUNGSIONAL

BAB I PENDAHULUAN

Latar Belakang

Sumberdaya informasi tidak hanya sekedar data dan informasi, melainkan mencakup pula perangkat keras, peripheral, perangkat lunak, para spesialis informasi, dan para pemakai informasi.

Ketika manajer menyadari bahwa informasi sebagai suatu sumberdaya strategis, mereka menetapkan berbagai kebijakan untuk menerapkan sumberdaya tersebut secara strategis dan menindaklanjutinya. Sehingga akan memberikan keyakinan bahwa kebijakan tersebut dijalankan. Aktivitas tersebut dinamakan dengan manajemen sumberdaya informasi (information resources management – IRM).

Informasi sebagai salah satu resource organisasi mutlak diperlukan oleh setiap jenis organisasi guna mendukung keseluruhan proses manajerial dalam rangka pencapaian tujuan organisasi yang telah ditentukan sebelumnya. Secara implisit pernyataan di atas berarti bahwa aplikasi terpenting dari informasi tersebut ialah untuk pengambilan keputusan oleh para manajer yang menduduki berbagai eselon jabatan pimpinan dalam organisasi.
Dengan perkataan lain, persyaratan akan memainkan peranan penting dalam peningkatan efisiensi, efektivitas, dan produktivitas kerja suatu organisasi. Dengan perkataan lain pula, hasil pengolahan data, yaitu informasi, bermutu tinggi serta sesuai dengan kebutuhan organisasi baik untuk kepentingan sekarang maupun untuk kepentingan di masa depan.Informasi juga merupakan sumberdaya yang strategis sepanjang hidup kita. Informasi juga diperlukan di dalam pendidikan dan penelitian, guna membangun ilmu pengetahuan dan teknologi. Sumber daya informasi jauh melampaui informasi itu sendiri. Hal tersebut karena adanya bentuk dasar untuk mengelola semua sumber daya informasi. Selengkapnya

KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

A. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh masing-masing satuan pendidikan. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) tahun 2006 merupakan kurimulum yang disusun dan untuk dilaksanakan disesuaikan dengan kondisi dan tingkat kemampuan para siswa pada sekolah-sekolah tertentu dengan memperhatikan kompetensi dasar.



B. Prinsip Pengembangan KTSP

1. Berpusat pada potensi, perkembangan, serta kebutuhan peserta

didik dan lingkungannya

Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi penting untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
Read more